Pabrik Mobil 'Pembunuh' Avanza Resmi Beroperasi

- July 14, 2017
SAIC GM Wuling (SGMW) Motor Indonesia, dengan resmi buka pabriknya untuk mulai produksi massal jadi basis untuk pasar di tanah air dengan kendaraan perdana dari segmen low multi purpose vehicle (LMPV), yakni Wuling Confero S.

Peresmian itu di hadiri oleh Wakil Presiden Juiceuf Kalla (JK), Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan bersama jajarannya. Diluar itu juga terlihat sebagian petinggi dari pabrikan asal China itu dalam peresmian.

Dalam sambutannya, JK mengatakan selamat atas peresmian pada pabrik itu. Bukan sekedar itu ia juga mengapresiasi, karena dengan kurun saat dua th., pabrik telah siap kedalam step produksi.


SAIC GM Wuling (SGMW) Motor Indonesia
SAIC GM Wuling (SGMW) Motor Indonesia
" Selamat pertama, serta animo untuk saat dua th. memberi keinginan untuk kita semuanya, " kata JK di pabrik Wuling, Cikarang, Jawa Barat, Selasa (11/7).

Ia menyebutkan, jadi tolak ukur kesuksesan satu negara ada dua segi industri, yakni otomotif serta perumahan. Hingga, untuk otomotif seperti Wuling harus didukung dengan adanya banyak keterikatan diawali dari hulu atau ketersediaan bahan.

" Ya, mobil itu memerlukan karet, plastik, alumunium dsb, " katanya.

Ia juga mengingatkan, dalam lengkapi itu semuanya bukan sekedar Wuling, setiap pemain dalam industri otomotif harus juga memerhatikan jaringan penjualan, terlebih paska pembelian.

" Dibsamping itu distribusi memerlukan banyak perusahaan after servis yang baik untun kualitas tambah baik, " kata dia.

Selesai berikan sambutannya, ditemani jajarannya dan beberapa petinggi Wuling Motors orang nomor dua di Indonesia itu meluangkan diri untuk memonitor sekalian berkeliling-keliling serta setelah itu pergi meninggalkan ruang pabrik.

3. 000 Tenaga Kerja Lokal

Disamping itu Presiden SGMW Motor Indonesia Xu Feiyun, mengungkap kalau dengan berdirinya pabriknya itu bisa menyerap sekurang-kurangnya 3. 000 tenaga kerja lokal pada keseluruhnya rantai industri, baik hulu ataupun hilir.



" Begitu kami siap menumbuhkan perekonomian Indonesia, terutama diindustri otomotif, " kata Xu.

Terkecuali menyerap 3. 000 tenaga kerja, untuk meningkatkan sumber daya manusia pihaknya juga memberangkatkan sejumlah 130 siswa Sekolah Menengah Atas (SMK) ke China supaya mempunyai peluang bekerja di Wuling.

Dalam bagian komponen untuk produknya, ia menerangkan, ada 15 penyuplai komponen internasional terkenal yang juga akan tempati supplier park serta bekerja bersama, dengan lebih dari 20 penyuplai komponen lokal.

Wuling berpartner dengan Bosch, Continental, Gajah Tunggal TBk serta yang lain. Beberapa penyuplai mulai aktivitas berbarengan dengan dimulainya sistem produksi di pabrik Wuling.

" Beberapa besar dari lokalisasi 56 % dari komponen MPV pertama Wuling Motors, juga akan datang dari supplier lokal. Kami juga merencanakan tingkatkan jumlah komponen lokal product kami di hari esok. Kami juga selalu tingkatkan jumlah penyuplai komponen lokal untuk gabung dengan kami di supplier park, " katanya. 

Hingga saat ini, Wuling Motors telah mempersiapkan 50 jaringan diler serta 19 salah satunya sudah menyebar di semua lokasi Jabodetabek. " Dengan dimulainya sistem produksi masal, kami juga akan selekasnya meluncurkan product pertama kurun waktu dekat, Convero S di Agustus 2017, " kata Xu.

Kurun waktu dekat, Wuling juga akan meluncurkan Convero S disegmen LMPV.
SGMW menanamkan investasi sebesar 700 juta dolar AS untuk membuat pabriknya dengan kemampuan 120 ribu unit. Sedang, untuk th. ini mereka membidik produksi diangka 8. 000 unit. Tetapi, Wuling masih tetap belum juga ingin memberi angka tentu tentang harga mobilnya, perkiraam mobil juga akan di bandrol sekitaran Rp130- 165 juta.

Pabrikan otomotif asal China, Wuling, nampaknya betul-betul serius untuk masuk berkompetisi di pasar Indonesia, terutama untuk kelas multi purpose vehicle (MPV). MPV diakui beberapa pabrikan masih tetap jadi favorite untuk customer tanah air karena kapasitan penumpang yang besar serta berambisi besar untuk menangkis dominasi MPV sejuta umat, Avanza.

Pabrikan otomotif asal China ini nampaknya betul-betul serius untuk masuk berkompetisi di pasar Indonesia, terutama untuk kelas multi purpose vehicle (MPV). MPV diakui beberapa pabrikan masih tetap jadi favorite untuk customer tanah air karena kapasitan penumpang yang besar serta berambisi besar untuk menangkis dominasi MPV sejuta umat, Avanza.
Advertisement

 

Start typing and press Enter to search